Membangun Brand Awareness
Membangun Brand Awareness

Membangun Brand Awareness Dengan Konten Berkualitas. Berikut Tipsnya

Posted on

Salah satu yang membuat konsumen setia menggunakan sebuah produk adalah gambaran tentang brand tersebut yang sudah menancap kuat. Karena itu produk-produk yang baru dirilis di tahun-tahun pertama umumnya berkonsentrasi untuk membangun brand awareness. Jika suatu merek semakin dikenal di masyarakat, mendapatkan omset berlimpah hanya tinggal selangkah lagi.

Secara singkat brand awareness  artinya membuat masyarakat mengenali suatu brand. Tak sekedar mengenal, upaya brand awareness yang tepat akan membuat nama, logo, gambar, hingga tagline suatu produk terngiang-ngiang di benak mereka. Bagi konsumen hal ini bisa berdampak dalam membuat keputusan membeli produk tertentu.

Tujuan Brand Awareness

Setelah masyarakat mampu mengenali suatu produk serta tertarik membeli untuk pertama kali, harapannya mereka akan terus menggunakan produk tersebut. Inilah sebenarnya tujuan jangka panjang brand awareness. Secara psikis seseorang bersedia untuk membeli suatu produk disebabkan rasa percaya.

Kepercayaan tersebut bisa timbul bila setiap saat logo serta slogan suatu produk terus-menerus diperlihatkan. Bila kualitas produk nyatanya membuat konsumen puas, mereka juga sangat mungkin merekomendasikannya kepada orang lain. Pada kondisi demikian inilah upaya membangun brand dapat dibilang sukses.

Strategi Membangun Brand awareness Dengan Konten Berkualitas

Seiring dengan kemajuan teknologi komputer dan internet, semakin banyak orang yang mengandalkan mesin pencari untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Mereka inilah target market potensial yang mungkin saja membeli suatu produk karena mendapat informasi yang tepat.

Dari riset yang pernah dilakukan, mengunggah paling sedikit 16 konten artikel setiap bulan akan meningkatkan trafik dan leads secara signifikan. Statistiknya mencapai 3,5 kali untuk trafik dan 4,5 untuk leads lebih banyak dibandingkan perusahaan yang merilis maksimal hanya 4 blog per bulan.

Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa kaitan antara brand awareness dengan konten dalam suatu bisnis sangat erat. Inilah sebabnya para pengusaha seharusnya melibatkan konten-konten berkualitas dalam strategi pemasaran yang diterapkan.

Konten yang ditujukan untuk marketing syaratnya adalah menarik, bermanfaat bagi pembaca, relevan dengan produk yang dipromosikan, dan bernilai. Tak semata-mata untuk menjual suatu produk, konten yang berhubungan dengan brand awareness seharusnya positif dan memberi informasi lebih bagi pemirsa.

Pada konten-konten artikel demikian upaya branding  dapat dilakukan untuk meyakinkan pembaca bahwa suatu produk adalah yang terbaik di kelasnya. Bila dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan strategi ini akan membuat pengusaha meraup semakin banyak konsumen setia.

Cara Meningkatkan Brand awareness Dengan Konten Artikel Berkualitas

Blog adalah salah satu platform konten marketing paling praktis dan mudah yang dapat dilakukan. Di sinilah pengusaha dapat mempublikasikan informasi untuk masyarakat dan akan lebih baik bila konten tersebut tempat pertama yang mereka tuju. Caranya adalah dengan menempatkan konten pada halaman pertama rekomendasi mesin pencari.

Ini dapat dilakukan dengan teknik SEO atau search engine optimization. Teknik SEO artinya adalah optimasi mesin pencari yang bertujuan memunculkan suatu konten pada halaman pertama Google search, Bing, dan lain-lain. Salah satu caranya adalah menempatkan kata kunci yang tepat pada konten, tetapi tidak berlebihan.

Optimasi search engine memang gampang-gampang susah dan bagi pengusaha mungkin lebih suka menggunakan waktunya untuk mengurus bisnis dibandingkan belajar SEO. Solusinya adalah bermitra dengan jasa penulis artikel.

Penyedia jasa akan membantu pengusaha menangani website bisnisnya dengan konten-konten berkualitas, sementara dia dapat berkonsentrasi mengembangkan usaha. Pilihan lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas website adalah melibatkan para ahli yang berhubungan dengan produk perusahaan.

Nama besar yang disandang seorang expert tentu berimbas besar untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Cara yang paling sering dilakukan adalah mengundang yang bersangkutan untuk menulis pada website terkait.

Mempublikasikan konten-konten artikel tutorial serta Questions and Answers juga cara membangun brand yang paling direkomendasikan. Alasannya, sekali lagi karena memberi manfaat bagi pembaca dan menambah wawasan. Selain itu inilah beberapa tips membuat konten berkualitas yang berhubungan dengan strategi mempopulerkan bisnis:

1. Judul yang menarik

Seorang ahli copywriting, Ted Nichols, meyakinkan bahwa 73% konsumen memutuskan membeli produk saat merasa terkoneksi dengan judul artikel. Meski demikian melakukan clickbait, atau membuat judul bombastis yang isinya tidak relevan dengan konten adalah BIG NO.

Akibatnya justru bisa fatal saat karena pengunjung merasa ditipu dan kredibilitas perusahaan menurun. Penulis konten copywriting tentu menguasai teknik-teknik menyajikan judul yang membangkitkan rasa penasaran, dan ini belum tentu mampu dilakukan semua penulis.

2. Konten relevan dengan judul

Hanya membuat pembaca mengklik judul konten belum cukup untuk menarik konversi. Yang paling penting adalah menyuguhkan konten yang relevan dengan judul. Pengunjung yang menjadi korban clickbait biasanya enggan untuk terlibat lebih jauh pada situs terkait.

3. Bercerita

Seth Godin, seorang expert dalam marketing merekomendasikan untuk menulis artikel selayaknya orang bercerita. Konten demikian ini biasanya ampuh untuk menyentuh emosi pengunjung dan akhirnya menarik leads. Leads yang ditangani dengan baik akan berujung closing atau penjualan dan pelanggan yang “dirawat” dengan baik akan menjadi pengguna setia.

4. Gampang dibaca

Pengunjung umumnya hanya singgah ke sebuah website maksimal selama 15 detik sehingga konten dengan kalimat-kalimat panjang kurang disukai. Inilah beberapa poin yang dapat membuat konten artikel menarik dan mengarah kepada konversi bisnis:

  • Konten terdiri dari paragraf-paragraf pendek, sekitar tiga hingga empat kalimat agar lebih mudah dipahami.
  • Konten menggunakan sub judul yang membangkitkan rasa ingin tahu sehingga pengunjung terpancing untuk mencari lanjutan informasi.
  • Bullet point pada konten sangat disarankan karena memudahkan pengunjung membaca dan memahami isi artikel.

5. CTA

Untuk merealisasikan tujuan membangun brand awareness dengan konten berkualitas komponen CTA (call-to-action) tak boleh terlewatkan. CTA bisa berupa newsletter atau email, formulir berlangganan, hingga link untuk menghubungi customer service. CTA idealnya diletakkan di akhir artikel yang diunggah. Demikianlah beberapa tips membuat konten berkualitas yang berkaitan dengan tujuan branding. Semoga bermanfaat!